7 Tips Sukses Menjadi Vlogger YouTube di Indonesia

7 Tips Sukses Menjadi Vlogger YouTube di Indonesia

7 Tips Sukses Menjadi Vlogger YouTube di Indonesia – YouTube telah menjadi salah satu sosial media yang tengah digandrungi, karena bukan hanya bisa menjalin koneksi dengan orang di segala penjuru dunia tetapi juga bisa menjadi penambah income. Oleh karena itu, persaingan di kalangan para vlogger pun semakin ketat seiring banyaknya vlogger baru bermunculan.

Youtuber adalah sebutan lain bagi pengguna yang menggugah videonya di channel Youtube, sesuai dengan genre dan gaya masing-masing. Banyak yang sukses menjadi youtuber, dan meraup pundi-pundi rupiah.

7 Tips Sukses Menjadi Vlogger YouTube di Indonesia

Tetapi, tidak semua vlogger YouTube meraup untung dan sukses. Lalu, apa saja tips? Simak 7 tips sukses untuk menjadi vlogger YouTube berikut ini:

  1. Menentukan Target Subscriber

Mengapa subscriber penting bagi kesuksesan seorang vlogger YouTube? Karena sebagus apapun video yang Anda buat dan tampilkan, tidak akan ada gunanya jika tidak ada satupun yang menonton. Ada dua tujuan yang dicari subscriber ketika menonton video di YouTube:

  • Entertainment atau mencari hiburan, kesenangan, dan inspirasi
  • Edukasi atau mencari sesuatu untuk dijadikan bahan pembelajaran, fakta berita, dan ilmu pengetahuan

Anda bisa membangun channel yang mengandung dua unsur tersebut, tetapi alangkah lebih baiknya jika Anda fokus pada satu tujuan saja. Namun, tidak menutup kemungkinan bagi Anda yang mampu mengemas entertainmen menjadi sesuatu yang mengedukasi, serta sebaliknya sesuatu yang mengedukasi tetapi menghibur. Hal ini tentu saja memberi nilai plus pada channel Anda nantinya. Dengan cara seperti ini, niscaya Anda akan jauh lebih memahami siapa saja target subscriber pada channel Anda dan apa saja yang mereka inginkan.

2. Menarik Minat Subscriber dengan Natural

Subscriber menjadi kunci kesuksesan seorang vlogger YouTube, karena merekalah yang bisa membuat Anda berkembang setiap harinya. Lalu, apakah ada cara cepat menarik minat subscriber? Tentu saja ada, seperti membuat video berkualitas dan relevan, hingga memberi judul dan gambar thumbnail sebaik mungkin pada setiap konten.

3. Share Link dan hindari Black Hat

Cara paling mudah bagi vlogger pemula untuk mendapatkan penonton hingga subscriber adalah dengan membagikan atau share link konten yang Anda unggah pada teman-teman melalui sosial media seperti, Facebook, Line, Twitter, Instagram, dsb. Namun, jangan pernah melakukan spam pada media tersebut karena YouTube sangat membenci spam apalagi dari sosial media. Jika Anda melakukan ini, siap-siap saja akun Anda akan dibanned karena dianggap telah melanggar ketentuan dari YouTube. Biarkan subscriber hadir dengan natural atau white hat meskipun membutuhkan waktu lama untuk itu.

Butuh waktu kurang lebih satu tahun bagi vlogger YouTube untuk sukses dan mendapatkan peningkatan trafik subscriber. Selain itu, Anda juga bisa melakukan kolaborasi dengan teman atau vlogger YouTube lain dengan tujuan untuk memperkaya konten yang secara tidak langsung dapat memberikan potensi datangnya para subsriber. Lalu apalagi? Yang terakhir adalah membalas komentar pada setiap video yang Anda unggah serta memberikan komentar di video vlogger YouTube lain, tetapi jangan sampai spamming ya. Hal ini dilakukan agar Anda dapat membangun interaksi positif dengan para subscriber dan juga vlogger YouTube lainnya.

Baca Juga : 7 Strategi Membuat Konten Kreatif Digital Untuk Marketing

4. Optimasi Tampilan dan Deskripsi Channel

Banyak vlogger pemula yang mengacuhkan optimasi channelnya, padahal hal ini sangat penting, tetapi caranya sangat mudah dilakukan. Apa saja optimasi channel yang bisa dilakukan? Ada beberapa di antaranya adalah membuat deskripsi singkat tentang konten channel Anda, menghubungkan channel YouTube dengan sosial media yang Anda miliki, memasang gambar menarik pada home atau feature channel agar subscriber semakin tertarik meng-subsribe channel Anda.

5. Pahami Algoritma YouTube

Salah satu algoritma YouTube adalah soal engagement channel. Oleh karena itu, ada beberapa faktor penting yang harus Anda perhatikan seperti misalnya, jumlah waktu kunjungan, jumlah views, jumlah like dan dislike, subsricber dan social share, serta komentar.

6. Kualitas Views lebih dari Kuantitas Views

Tak perlu jutaan views untuk bisa mendapat peringkat bagus di YouTube. Asalkan konten yang Anda sajikan berkualitas maka Anda pun bisa menjadi vlogger YouTube dengan peringkat teratas pada hasil pencarian suatu keyword. Oleh karena itu, 1000 subscriber pertama pada channel Anda merupakan investor terbaik yang Anda miliki. Selain berkualitas, Anda juga wajib memperhatikan kuantitas. Normalnya, konten dibuat setiap 1-2x dalam seminggu.

7. Terima Feedback

Setiap konten yang Anda unggah pasti akan mengundang komentar. Sebagian akan bersifat trolling atau abaikan saja, beberapa akan mengandung nilai negatif, tapi beberapa di antaranya akan bersifat membangun. Terima setiap feedback untuk memperbaiki konten channel Anda berikutnya karena dengan subscriber-lah Anda bisa sukses.

Demikian 7 Tips Sukses Menjadi Vlogger YouTube di Indonesia. Memang praktek bisa saja tak semudah teorinya, tetapi dengan langkah yang telah dijabarkan di atas, serta segera mengambil tindakan lalu mengaplikasikannya secara nyata merupakan hal yang paling penting untuk kesuksesan Anda merintis karier sebagai vlogger YouTube.  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *