7 Tips Menulis Teks Caption Instagram Yang Baik dan Disukai Oleh Follower

7 Tips Menulis Teks Caption Instagram Yang Baik dan Disukai Oleh Follower

fey777.com – 7 Tips Menulis Teks Caption Instagram Yang Baik dan Disukai Oleh Follower – Seperti yang kita tahu, penggunaan internet seluler telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir, dan 65% orang sangat memperhatikan visual (gambar). Tidak mengherankan pula, bahwa platform media sosial berbasis gambar seperti Instagram sangat populer saat ini.

Di September 2017, Instagram memiliki lebih dari 700 juta pengguna yang aktif setiap bulannya dari seluruh dunia, mereka berbagi lebih 95 juta foto dan video di platform instagram setiap hari.

Dari fakta yang ada, 50% pengguna Instagram setidaknya mem-follow (mengikuti) satu akun instagram bisnis. Instagram terbukti, sangat ideal untuk mengkomunikasikan pesan dari brand kita melalu konten visual. Postingan di akun Instagram, akan mencitrakan siapa kita sebenarnya. Oleh karena itu, tidak hanya memperhatikan visual / gambar, kita juga harus sangat memperhatikan caption / teks pada setiap postingan di akun instagram kita, sebagai faktor yang sangat mendukung.

Gambar / visual yang sangat keren pun, akan menjadi teka-teki bagi follower kita, jika tidak disertai caption / teks yang tepat dan disukai oleh followers.

7 Tips Menulis Teks Caption Instagram Yang Baik dan Disukai Oleh Follower

1. Menulis dengan gaya bahasa yang natural dan tidak terlalu serius 

Pengguna Instagram tidak mengharapkan gaya bahasa yang terlalu serius. Mereka umumnya membuka Instagram di waktu senggang, dan ingin melihat visual keren dan menghibur.

Kunci dari penggunaan media sosial yang tepat adalah berkomunikasi seperti manusia sejati, tidak terlihat kaku seperti robot.  Begitu pula dalam menyusun teks caption pada Instagram. Caption yang natural akan sangat disukai oleh para pengguna Instagram.

Detik-detik si ibu sedang flashback, saat ditanya, “Ibu, kabar si mantan kumaha?”. #SedihMunDicaritakeunMah

A post shared by Ridwan Kamil (@ridwankamil) on

Sekali-kali boleh juga menampilkan teks guyonan, bercanda, atau tebak-tebakan.

2. Sertakan CTA (Call To Action)

Fungsi utama dari call to action adalah untuk memberitahukan audience (orang yang melihat) apa yang seharusnya mereka lakukan ketika menemukan postingan kita (termasuk tulisan, gambar, video dan lain sebagainya), baik pada model softselling maupun hardselling.

Sebagai alternatif, CTA pada instagram dapat digunakan untuk menghasilkan interaksi dengan follower dengan postingan kita. Saya sarankan untuk meminta follower untuk meninggalkan komentar atau memberi tag pada teman.

Kita juga dapat menyelesaikan teks dengan pertanyaan untuk memaksimalkan interaksi.

Oh deer, it’s another birthday. Tag a friend who’s a year older today.

A post shared by OREO (@oreo) on

Misalkan memberikan teks pertanyaan yang memberikan kesempatan kepada follower untuk menampilkan kecerdasan, dan humor Anda.

3. Manfaatkan Hashtags Dengan Baik

Postingan Instagram dengan minimal satu hashtag menghasilkan interaksi 12,6% lebih banyak daripada yang tidak menggunakan hastag.

Hashtag adalah cara terbaik untuk menciptakan keterikatan dengan komunitas seputar postingan kita.

7 Tips Menulis Teks Caption Instagram Yang Baik dan Disukai Oleh Follower
Hastag #DoritosLocosTacos digunakan oleh pelanggan, dan memberikan pengalaman mereka mengkonsumsi Taco Bell.

Saya sarankan agar hashtags sesingkat mungkin (secukupnya). Gunakan maksimal 10 hashtags per postingan untuk hasil terbaik.

4. Sertakan Emojis atau Emoticon

Hampir 50% caption dan komentar di Instagram mengandung setidaknya satu emoji / emoticon. Dari banyaknya emoticon yang ada, yang paling populer adalah emoticon hati ♥.

Faktanya adalah, dalam komuniikasi tulisan (non verbal) penggunaan emoticon, bisa menyampaikan perasaan dari yang ditulis sekitar 93%. Ekspresi wajah emojis sangat membantu untuk menyampaikan perasaan di balik kata-kata tulisan kita.

El Niño returns Saturday 🔜 #UFC215 @GilbertMelendez

A post shared by ufc (@ufc) on

Emoticon juga harus berkolerasi atau nyambung dengan isi gambar atau video postingan kita. Walaupun hanya menggunakan emoticon, tanpa menggunakan caption, emojis bisa mengatakan semuanya.

5. Sebutkan / Mention Pengguna Instagram Lainnya

Penting untuk diingat bahwa Instagram adalah jejaring sosial. Akun instagram yang tanpa henti mempromosikan diri dengan sedikit berkomunikasi dengan follower, akan berdampak kurang baik.

Dengan menyebutkan pengguna lain dalam teks Instagram kita, akan mendorongnya (dan mudah-mudahan follower mereka) mengomentari postingan tersebut.

Contoh postingan Dollar Beard Club, berinteraksi dengan konsumen
Contoh postingan Dollar Beard Club, berinteraksi dengan konsumen

Saya sangat menyarankan memasukkan konten buatan follower ke dalam kampanye media sosial kita. Ini adalah cara yang bagus untuk membangun hubungan dengan pelanggan. Cara yang simpel adalah dengan me-repost postingan pelanggan

Dengan mention akun Instagram follower, dia akan senang, dan akan berpotensi untuk berinteraksi.

6. Tempatkan Konten Penting di Awal

Jika postingan kita banyak, maka tempatkan konten yang paling penting di paragraf awal. Praktik ini dikenal sebagai front-loading.

Gunakan kata-kata yang paling menarik dan menawan di awal, dan simpan hashtag di akhir postingan.

Saran untuk jumlah teks caption di Instagram antara 138-150 karakter.

7. Unik dan Beda dari Yang Lain

Sekarang ada 15 juta profil Instagram Business, di platform Instagram pada bulan September 2016. Dengan begitu, banyak sekali brand yang mempublikasikan konten visual di Instagram. Menyusun caption sangat penting jika akun instagram kita ingin diperhatikan. Misalkan memanggil follower dengan panggilan khas.

Penggunaan caption yang unik / khas dan beda dari yang lain, dapat bisa kita lakukan.

Sekian informasi dari saya. Semoga bermanfaat. Jika ada ide lain dari pembaca, silahkan  berkomentar di bawah ini. ^__^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *