Ini Dia Sensasi Tanpa Batas Menonton Film Bersama HOOQ

“People have forgotten how to tell a story. Stories don’t have a middle or an end any more. They usually have a beginning that never stops beginning.” – Steven Spielberg

fey777.com – Hari itu bulan Agustus awal tahun 90 an, ketua Panitia HUT Kemerdekaan RI di kampung saya semasa kecil di Jatinangor, mengumumkan melalui toa mesjid, bahwa selain malam hiburan resepsi Agustusan, akan diadakan juga “Layar Tancep”, (layar tancap).  Berita yang disambut gembira oleh warga, terutama anak muda pada khususnya. Berita tentang akan hadirnya Layar Tancep, sampai juga ke kampung tetangga. Gengsi kampung yang mengadakan Layar Tancap tentu akan naik.

Layar tancap yaitu hiburan rakyat menonton film seperti layaknya bioskop, namun diadakan di lapangan terbuka Layar tancep pelaksanaanya biasanya terkait dengan perorangan yang sedang mengadakan suatu pesta (hajatan), seperti: perkawinan dan khitanan.

Layar tancap mulai di kenal semenjak zaman penjajahan Belanda, dulu layar tancap digunakan untuk penyuluhan kesehatan akan bahaya wabah penyakit pes. Pada zaman jepang, layar tancap dijadikan alat propaganda jepang dalam misinya untuk menguasai tanah air. Waktu itu bahkan jepang sampai harus membawa ahli bioskop keliling dari jepang ke indonesia dalam penyelengaraan layar tancap.

Layar tancap sebutan ini sendiri muncul karena biasanya cara pemasangan tonggak penahan atau peregang layar yang ditancapkan ke tanah. Penyajianya dilengkapi pula dengan proyektor filmseluloid ukuran 35 mm sebagai media pemutar filmnya.

Alat pemutar film pada Layar Tancep
Alat pemutar film pada Layar Tancep –  sumber foto: http://sinemakeliling.blogspot.co.id/

Momen dengan diadakannya layar tancep, tidak hanya sebatas nonton film semata, tua muda berkumpul di lapangan untuk bersuka cita dan ajang bersilaturahmi. Pada kaum sub urban, layar tancap sangat identik dengan kebebasan, karena di sinilah biasanya anak-anak di bebaskan oleh orang tuanya untuk keluar malam, termasuk saya. Peluang usaha dimanfaatkan pada helatan layar tancap ini. Penjual makanan ringan dan minuman menggelar dagangannya dengan semangat. Kacang rebus dan kopi tentu menjadi yang paling laris.

Suasana Menonton Layar Tancap
Suasana Menonton Layar Tancap – sumber foto: http://alambudayadanlingkungan.blogspot.co.id/

Primetime layar tancap biasanya di putar mulai pukul 20:30 sampai dengan 00:00. Film yang biasanya diputar saat itu adalah film yang sudah menjadi primadona (akrab dengan penonton) dan mampu membangkitkan romantisme masa lalu, contohnya seperti film yang di bintangi aktor laga macam Barry Prima dan Advent Bangun, juga Rhoma Irama dengan judul film “satria bergitar” ada juga film dengan kategori komedi dengan bintang group Warkop serta Doyok dan Kadir.

Sedangkan untuk jam 00:00-03:00 film yang diputar bersifat dewasa. Biasanya film yang diputar merupakan film Indonesia yang di produksi awal tahun 90-an yang memang waktu itu bersegmentasi kearah erotisme (mengingat betapa lesunya perfilman pada waktu itu).

Layar tancap mempunyai peran untuk saya dalam mengenal film, walaupun saya pernah tertidur di lapangan, dan bangun ketika orang-orang sudah tidak ada. haha.. pengalaman yang tidak akan saya lupakan.

Era Baru Stasiun Televisi Swasta 

Stasiun televisi yang ada sebelum tahun 90-an adalah TVRI, sebagai televisi milik pemerintah. TVRI pada saat itu belum terlalu banyak memberikan hiburan film-film yang menarik. Sekitar tahun 1991, muncul televisi swasta. Pemerintah mengizinkan RCTI melakukan siaran bebas secara nasional.

RCTI Bandung, pada saat itu memberikan warna baru dalam dunia hiburan, terutama film. Yap, akhirnya saya mengenal Batman, Wonder Woman, dan super hero lainnya. Acara RCTI yang paling melegenda adalah “Layar Emas”, memberikan hiburan film-film Hollywood, surga bagi penikmat film.

Ini Contoh Jadwal Acara RCTI era 90an, yang dikutip dari http://tv-guides.blogspot.co.id/.

Selasa, 4 Juni 1991
12.00 Elegant Appetite
12.30 Bodies In Motion
13.00 Film Seri: “Electric Company”
13.30 Film Seri: “Mr. Belvedere”
14.00 Film Seri: “Archie & Sabrina”
14.30 Film Seri: “Batman”
15.00 Film Seri: “Wonder Woman”
16.00 Film Seri: “21 Jump Street”
17.00 Aneka Citra
17.30 Citra Nuansa-Nuansa
18.00 Film Seri: “Silver Spoon”
18.30 Film Seri: “Head of The Class”
19.00 Berita Nasional TVRI
19.30 Film Seri: “Jefferson”
20.00 Pentas Musik
21.00 Dunia Dalam Berita TVRI
21.30 Informasi RCTI
21.40 Layar Emas: “The Woman In Red”
23.40 Buletin Malam
00.10 Film Seri: “Old Couple”
00.40 Film Seri: “Another World”
01.40 Berita Terakhir TVRI
01.50 Sign-Off

Wow, banyak bukan film-film yang disajikan? Tidak akan disebut anak kekinian 90an, kalau tidak menonton RCTI saat itu. Menonton televisi, menjadi waktu berkualitas bersama teman dan keluarga.  Ayo mana anak 90an, angkat tangannya, pasti akan rindu masa-masa itu. 🙂

Masa Kejayaan Penyewaan Keping VCD

Menonton di bioskop menjadi sesuatu yang sangat mewah bagi saya di tahun 90-2000 an. Karena tidak mungkin pergi ke bioskop setiap hari untuk menonton film. Sedangkan menonton televisi terkendala waktu, karena kita harus nongkrong didepan televisi sesuai dengan jadwal tayang yang kita inginkan.

Film-film Hollywood terus menjamur masuk ke Indonesia. Selain masuk melalui bioskop, film-film tersebut didistribusi melalui keping VCD. Saya belum terlalu mengalami jaman Betamax VCR (Video Cassete Recorder), yang ramai pada tahun 80an.

Usaha Rental VCD yang dulu menjamur - sumebr foto: http://www.kabarito.com/
Usaha Rental VCD yang dulu menjamur – sumber foto: http://www.kabarito.com/

Ditahun 90-an, tidak hanya keping VCD yang disewakan, namun Player VCD pun disewakan. Ada VCD Original yang disewakan, tapi kebanyakan adalah VCD bajakan. Pemerintah seakan kewalahan dengan menjamurnya VCD bajakan yang beredar di pasaran. Era kejayaan penyewaan VCD mulai punah ketika teknologi internet mulai berkembang di tahun 2000-an.

Era Internet Yang Semakin Berkembang

Tahun 2000-an, teknologi internet dan digital mulai berkembang di Indonesia. Perkembangan teknologi ini masuk dalam setiap lini kehidupan, termasuk dalam dunia perfilman. Bagi penikmat film, ada alternatif baru dalam menikmati film yang disukai, yaitu mengunduh (download) film, ataupun menonton film secara streaming.

Saat saya kuliah di tahun 2003-an, saya lebih memilih mengunduh film terlebih dahulu. Kemudian menonton film di lain waktu. Karena kecepatan internet yang masih lambat, menonton via streaming bukan menjadi solusi yang baik pada saat itu. Datang ke warnet yang paling bagus pun, kecepatan maksimal paling di 128 kbps atau 256 kbps. Jauh tertinggal dengan negara lain dalam kecepatan internet. Provider seluler juga belum memberikan layanan kecepatan yang baik pada awal tahun 2000-an, saya menggunakan HP hanya masih sebatas SMS dan telepon. Bahkan ketika muncul smartphone pun, layanan provider masih sebatas GPRS, & 2g.

Di tahun 2017 ini, kecepatan layanan internet terus semakin baik, ditunjang juga dengan semakin membaiknya layanan provider. Teknologi 3G hingga 4G mulai diperkenalkan oleh provider. Bagi pemerintah, ini adalah gengsi dan tantangan tersendiri, agar insfratrukur jaringan internet harus bisa lebih baik, karena tertinggal oleh negara-negara berkembang lainnya. Kecepatan internet sangat menunjang bagi perkembangan teknologi dan dunia pendidikan.

Kecepatan Internet yang Baik, Menunjang layanan berbasis Video Streaming
Kecepatan Internet yang Baik, Menunjang layanan berbasis Video Streaming – Capture pribadi Telkomsel

Dengan semakin cepatnya kecepatan internet, warnet semakin ditinggalkan, layanan TV & internet kabel di rumah semakin menjamur. Manfaat tinggi juga dirasakan oleh pengguna telepon seluler, termasuk saya. Kinerja telepon seluler yang saya gunakan dalam menikmati layanan berupa gambar dan video semakin baik. Aplikasi-aplikasi sosial media berlomba-lomba untuk memberikan fitur-fitur yang menarik, menghibur, dan bermanfaat.

Jika awal tahun 2000-an, streaming adalah hal sangat tabu, namun di tahun 2017 ini, bagi pengguna smartphone, adalah era-nya Video dan streaming. Kita bisa merasakan bagaimana muncul aplikasi-aplikasi sosial media berbasis live streaming seperti Periscope, Bigo Live, Live Me, dan aplikasi lainnya.

Sosial media yang sudah terkenal seperti Facebook dan Instagram, mengeluarkan juga fitur yang berbasis live. Facebook dengan Facebook live, dan Instagram dengan Live Instagram.

Era Digital, Surga Bagi Penikmat Film

Satu tahun yang lalu saya menggunakan Iphone, setelah sebelumnya menggunakan Android. Setiap bulan mengaktifkan layanan data dan internet dari provider Simpati Telkomsel. Suatu waktu, saya dikirim SMS oleh Simpati, menawarkan “Paket Combo Entertainment 2GB + 8GB 4G + 10GB HOOQ/30 hari, senilai Rp. 119.000. Saat itu, saya bingung, apa itu HOOQ? Untuk menghilangkan penasaran, saya cek di google, dengan kata kunci “Hooq Telkomsel”, saya digiring untuk menuju halaman http://www.telkomsel.com/hooq. 

Paket Combo Entertainment Telkomsel
Tekan *363# – Paket Combo Entertainment Telkomsel

Informasi yang saya dapat, HOOQ adalah aplikasi streaming movie untuk menonton movie. Jadi, 10GB yang masuk dalam Paket Combo Entertainment, bisa digunakan untuk menonton film di aplikasi HOOQ. Oke, tanpa banyak berpikir, sebagai pecinta film, saya langsung install aplikasi HOOQ yang ada di App Store, kemudian mengaktifkan Paket Combo Entertainment. Ini menjadi awal perkenalan saya dengan HOOQ, “pdkt”, dan akhirnya jatuh cinta pada pandangan pertama. hehe.

SMS Combo HOOQ
SMS Combo HOOQ

Untuk mengaktifkan Paket Combo Entertainment Simpati, silahkan tekan *363#

Tampilan Terupdate Aplikasi HOOQ di App store
Tampilan Terupdate Aplikasi HOOQ di App Store – 03/02/2017

Setelah mengaktifkan paket Combo Entertainment, saat itu pun juga, saya membuka dan mulai mencoba layanan HOOQ. Bagi penikmat film seperti saya, HOOQ adalah surga. Lebih dari 10.000 film dan serial TV hadir dalam satu genggaman aplikasi. Saya makin menyadari, memang jaman sudah berubah, teringat kebiasaan menyewa VCD harga Rp. 5.000/hari dengan jaminan Kartu Pelajar, hehe. Tapi era sekarang, semua jadi lebih instan dan canggih.

Dari menu depan di aplikasi HOOQ, saya bisa memilih film atau serial TV yang diinginkan.

Tampilan Depan Aplikasi HOOQ
Tampilan Depan Aplikasi HOOQ
Menu Movies dan TV pada apikasi HOOQ
Menu Movies dan TV pada apikasi HOOQ

Berbagai genre film bisa dipilih di aplikasi HOOQ. Diantaranya Action dan petualangan, animasi, komedi, dokumenter, horror, drama, keluarga, dan film anak. Silahkan sesuka kalian memilih film mana yang paling disuka. Saya saat ini, lagi senang dengan film Komedi. Tertawa bisa menjadi penyegaran otak dari rutinitas tiap hari.

Berbagai genre Movie yang bisa dipilih di aplikasi HOOQ
Berbagai genre Movie yang bisa dipilih di aplikasi HOOQ

Setelah sah menjadi pengguna HOOQ, saya bisa menonton film dan serial TV  dimana aja, terutama ketika menunggu sesuatu, ataupun mengisi liburan seharian dirumah. Pernah suatu saat, aplikasi HOOQ menjadi sahabat terbaik dan bermanfaat bagi saya kala menunggu delay pesawat di bandara.

Bagi saya, HOOQ bisa menjadi gerbang ke dunia hiburan tanpa batas. Dengan hanya satu aplikasi, kita bisa melakukan streaming, download dan menikmati ribuan film dan serial TV, melalui  ponsel, laptop atau tablet.

Dulu saya selalu ketinggalan serial TV favorit “Preman Pensiun”. Dengan HOOQ, bisa jadi solusi. Kini, kekocakan Ubed & gerombolan copet dalam “Preman Pensiun” bisa ditonton dimana saja, kapan saja, ditemani kopi dan cemilan.

Bagi kalian yang ingin menjadi pengguna sah aplikasi HOOQ seperti saya, dan mendapatkan informasi lengkap tentang HOOQ, bisa langsung mengunjungi halaman https://www.hooq.tv. Oh iya, aplikasi HOOQ ini tidak hanya khusus bagi pengguna Telkomsel seperti saya, namun bisa digunakan oleh seluruh provider seluler. Untuk melakukan pendaftaran, bisa mengunjungi halaman https://www.hooq.tv/welcome . Kalian bisa menikmati hiburan tanpa batas dengan HOOQ. Hanya Rp49.500,-/bulan.

website hooq

Jika saya harus merangkum, apa aja keuntungan yang saya bisa nikmati dari HOOQ

  1. 10.000 lebih film dan serial TV yang bisa dinikmati
  2. Kualitas gambar HD
  3. Koleksi film lokal dan Hollywood terbesar Asia
  4. Bebas iklan, bebas gangguan pada saat menonton
  5. Bisa download dan tonton offline di semua perangkat, di mana saja, kapan saja
  6. Hiburan tanpa batas sampai dengan 5 perangkat
  7. Aplikasi tersedia di Android dan App store

Akun Twitter HOOQ : https://twitter.com/hooq_id

Akun Instagram HOOQ : https://www.instagram.com/hooq_id/

Instagram HOOQ
Akun Instagram HOOQ Indonesia

Perjalanan panjang saya menikmati film dari kecil hingga sekarang, dengan segala perubahan kebiasaan dan gaya hidup. Teknologi yang semakin berkembang menjadi penunjang dalam menikmati hiburan. Jika saya sebagai penikmat film sudah jatuh cinta kepada HOOQ, kini kamu selanjutnya. Ayo download aplikasinya dan nikmati sensasi tanpa batas menonton Film bersama HOOQ. ^__^

Salam hangat. – @Fey777

*Artikel ini diikutsertakan dalam HOOQ Blog Competition. Bagi yang ingin berpartisipasi, silahkan kunjungi –> http://bit.ly/2kNsork

10 thoughts on “Ini Dia Sensasi Tanpa Batas Menonton Film Bersama HOOQ

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *