Mencari Kedamaian di Taman Muaro Lasak Padang

Mencari Kedamaian di Taman Muaro Lasak Padang
Mencari Kedamaian di Taman Muaro Lasak Padang

fey777.com – Yang terlintas dari pikiran saya ketika mendengar “Kota Padang” adalah kota lahirnya makanan serba pedas yang sering saya makan, terutama rendang. Cerita tentang Kota Padang mengenai kekayaan kebudayaan Minang dan kekayaan alam yang indah.

Akhir Juni 2016 dalam rangka tugas kantor, saya pertama kalinya menginjakkan kaki di tanah yang terkenal dengan legenda Siti Nurbaya ini. 2 bulan bertugas di ibukota Sumatera Barat ini, membawa banyak cerita.

Salah satu sudut di Kota Padang yang akan saya ceritakan kali ini adalah Taman Muaro Lasak. Taman ini beberapa bulan terakhir menjadi magnet baru di kawasan Pantai Padang. Taman Muaro Lasak semakin cantik ketika dibangun Monumen Merpati Perdamaian.

Menurut ceritanya, penamaan Taman Muaro Lasak tersebut diakibatkan muara sungai yang berada di kawasan Pantai Purus tersebut selalu berpindah-pindah dalam bahasa Minangkabaunya Lasak. Bahkan muara sungai itu bisa sampai ke Jalan Purus III. Semenjak pembuatan tanggul pembatas sungai posisi muara tidak berubah-ubah lagi tetap diposisinya sekarang. 

Monumen Merpati Perdamaian dibangun Lantamal II dalam rangka ke­giatan MNEK 2016 (Latihan Bersama Angkatan Laut 36 ne­gara) di Padang mulai 12-16 April 2016. Monumen tersebut tanda persahabatan dan per­damaian ke-36 negara-negara peserta MNEK 2016.

Pantai Muaro Lasak yang terletak berdampingan dengan pantai Padang ini memang memiliki banyak titik untuk mengabadikan gambar. Selain menikmati pemandangan pantai dengan bebatuan pemecah ombak yang tersusun rapi, masyarakat juga terlihat memenuhi Monumen Merpati Perdamaian yang baru diresmikan oleh Presiden Jokowi pada 12 April 2016.

Pasca diresmikan, Monumen Merpati Perdamaian ramai dikunjungi oleh warga Padang dan sekitarnyar. Beberapa kali saya datang ke Monumen Merpati Perdamaian, banyak masyarakat dari berbagai kalangan, muda ataupun tua yang menyempatkan diri untuk mengambil gambar di monumen dengan simbol burung merpati ini.

Saran saya bagi yang ingin berkunjung ke Monumen Merpati Perdamaian, bisa datang saat pagi atau sore hari. Pada siang hari, cuaca sangat terik, yang mungkin akan membuat tidak nyaman. Sore hari menjelang matahai tenggelam, bisa menjadi pilihan yang tepat. Eksotisnya pemandangan pantai dan paduan sinar matahari. 

Senja di Monumen Merpati Perdamaian Taman Muaro Lasak Padang
Senja di Monumen Merpati Perdamaian Taman Muaro Lasak Padang

Kedamaian tercipta saat saya menikmati indahnya lukisan alam kala matahari tenggelam, ditemani segelas kopi dan pisang bakar. 

Usai bermain dengan ombak dan mengambil gambar di monumen Merpati Perdamaian, masyarakat beranjak untuk menikmati kuliner khas Minangkabau. Tempat makan berjejeran di tepi pantai menggugah selera. Menghabiskan waktu Liburan tentu terasa menyenangkan dengan berlibur bersama keluarga, Pantai Muaro Lasak bisa Anda jadikan salah satu destinasi wisata di Sumatera Barat.

Taman Muaro Lasak Padang
Taman Muaro Lasak Padang
Monumen Merpati Perdamaian Taman Muaro Lasak Padang
Monumen Merpati Perdamaian Taman Muaro Lasak Padang

Gimana penasaran datang ke  Monumen Perdamaian Taman Muaro Lasak di Kota Padang? #AyoKePadang!

2 thoughts on “Mencari Kedamaian di Taman Muaro Lasak Padang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *